MODERASI BERAGAMA DALAM STUDI ISLAM
Sat, 4 May 2024 4:55
BC-MODERASI-BERAGAMA-DALAM-STUDI-ISLAM

Pada zaman yang dipenuhi dengan beragam perspektif dan pemahaman terhadap agama, penting bagi kita untuk memahami urgensi dan relevansi dari Moderasi Beragama, terutama dalam studi Islam. Moderasi Beragama bukanlah sekadar konsep teoritis, tetapi sebuah panggilan untuk menjaga keseimbangan antara keyakinan spiritual dan praksis kehidupan sehari-hari.

Dalam konteks Islam, moderasi adalah suatu prinsip yang menempatkan agama sebagai sumber inspirasi dan panduan dalam semua aspek kehidupan, namun tanpa meneluhkan ekstremisme atau intoleransi. Moderasi Beragama menyerukan keselarasan antara iman dan akal, antara spiritualitas dan kesejahteraan sosial, serta antara tradisi dan konteks zaman.

Buku ini merupakan sebuah upaya untuk menggali lebih dalam tentang konsep Moderasi Beragama dalam studi Islam. Melalui analisis yang komprehensif, pembaca akan diajak untuk memahami bagaimana Moderasi Beragama menjadi pondasi bagi pembangunan masyarakat yang inklusif, beradab, dan sejahtera.

Karya ini tidak hanya ditujukan kepada para cendekiawan Islam, tetapi juga kepada setiap individu yang tertarik untuk memahami betapa pentingnya Moderasi Beragama dalam menjaga kedamaian dan harmoni di tengah-tengah masyarakat yang multikultural dan multireligius.

Dengan harapan bahwa buku ini dapat memberikan wawasan yang berharga dan menjadi sumber inspirasi bagi pembaca dalam meneladani nilai-nilai moderasi dalam kehidupan mereka sehari-hari.

Buku ini melibatkan Dosen STAI Darul Falah KBB diantaranya:

Ibnu Imam A., M.Pd.

Mohammad Sabarudin, M.Pd.

Murharyana, M.Pd.

Rifqi Rohmatulloh, S.Pd.I.

Sekapur Sirih

Segala puji bagi Allah SWT. atas karunia ilmu sehingga setetes karunia itu hadir dalam bentuk buku yang bermanfaat di tangan pembaca ini. Secara kontributif, para penulis dalam buku ini telah mengupayakan agar tulisannya mampu menjadi hidangan yang renyah, gurih, dan nikmat untuk mengenyangkan para pembaca terhadap berbagai wacana kontemporer dalam lingkup studi islam. Beragam latar belakang keilmuan para penulis dalam buku ini juga membuat olahan tulisan Moderasi Beragama dalm Studi Islam sebagai tema sentral dalam berbagai tulisan dalam buku ini kaya akan ilmu dan sudut pandang penulisannya.

hadirnya term moderasi beragama tidak terlepas dari sikap antisipatif dalam solutif dari berbagai permasalahan yang ada di Indonesia. Pemerintah, dalam hal ini diwakili Kementerian Agama mengupayakan berbagai permasalahan yang hadir di Indonesia harus dicarikan jawabannya guna mengantisipasi berbagai kerusakan yang lebih besar. Berbagai sikap ekstrem bergama, baik kiri maupun kanan, telah terbukti mendegradasi nilai agama itu sendiri, termasuk mencoreng wajah kehidupan masyarakat Indonesia yang awalnya dikenal ramah, santun, penuh persaudaraan, saling menghargai, tenggang rasa, dan sikap-sikap lain yang sesuai dengan Islam yang rahmatan lil ‘alamin. Namun akhir-akhir ini, pasca reformasi tahun 1998, seakan menjadi pintu masuk berbagai aliran islam yang tidak lagi ramah terhadap lokalitas dan budaya, malah mulai menunjukkan “wajah kasar“-nya. Bahkan tak jarang melakukan aksi yang mengorbankan banyak jiwa, seperti aksi bom Bali (2002), Marriot dan Ritz Carlton (2009), Sarinah (2016), dan lain sebagainya.

Berita & Artikel

Artikel Lainnya

Pengembangan Kompetensi Pedagogik Guru Abad 21 Dalam Konteks Kurikulum Merdeka Di Madrasah Ibtidaiyah
Kegiatan Webinar Nasional “Pengembangan Kompetensi Pedagogik Guru Abad 21 Dalam ...
Fri, 17 May 2024 | 5:44
Kuliah Dosen Tamu "PENGEMBANGAN KURIKULUM"
Acara ini diselenggarakan atas kerjasama STAI Darul Falah Bandung Barat dengan S...
Wed, 8 May 2024 | 2:50
WORKSHOP ICT: Student Activity Unit
DESIGNING RESEARCH FOR SCOPUS PUBLICATION Workshop ini dihadirkan oleh ICT: Stud...
Wed, 8 May 2024 | 10:41
MODERASI BERAGAMA DALAM STUDI ISLAM
Pada zaman yang dipenuhi dengan beragam perspektif dan pemahaman terhadap agama,...
Sat, 4 May 2024 | 4:55
PSIKOLOGI PERKEMBANGAN ANAK
Dalam buku Psikologi Perkembangan Anak ini dibahas mengenai konsep dasar perkemb...
Sat, 4 May 2024 | 4:15